TARI Ohno Ala Kawaguchi bag5

Kawaguchi memang tidak sepenuhnya menghadirkan Ohno. Dia mengakui meniru bentuk koreograf Ohno berdasarkan rekaman video yang ia lihat dari tiga masterpiece-nya. Pada bagian pertama menggunakan barang sampah seperti yang di- hadirkan dalam pertunjukan Ohno. ”Pendekatan saya secara harfah menyalin karya Ohno dari rekaman video pertunjukannya. Saya mengikuti apa yang disampaikan jika ada di hati, maka bentuk akan mengikuti,” ujarnya. Sementara Ohno menyajikan dengan unsur spiritualitas jiwa, emosi, dan hati kepedihan khas butoh, Kawaguchi mengaku menghadirkan ekspresi gerakan Ohno dengan lebih ringan.

Dia masih mempelajari dan terus mencoba menemukan hal detail bentuk koreograf Ohno. ”Saya tirukan gerak tubuhnya yang agak meringkuk, ekspresi wajah, bahkan gerakan jari-jemari untuk menghidupkan koreografnya. Tapi saya memolesnya,” katanya seusai pementasan. Kawaguchi adalah penari kontemporer yang memiliki dasar balet. Ia menyukai butoh, tapi tak pernah nyantrik sekali pun kepada guru-guru butoh. Kawaguchi merasa justru karena itulah ia lebih ringan berkreasi melakukan ”reenactment” (mementaskan kembali) karya-karya Ohno. Pada dirinya tak ada pemujaan lebih seperti seorang murid butoh kepada gurunya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *