Yuk Memahami Bayi

Banyak-banyaklah mengobrol dengan si kecil agar Mama Papa tahu segala kebutuhannya. Pertama kali bayi menyapa Mama Papa adalah lewat tangisan. Mama mungkin masih ingat, sesaat setelah menjalani proses persalinan, bayi langsung menangis keras. Sesung guhnya tangisan bayi baru lahir itu lah yang ditunggu-tunggu, baik oleh Mama maupun tim dokter.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Tangisan itu salah satu tanda bayi dalam keadaan sehat. Pulang ke rumah, Mama masih akan kerap mendengar bayi menangis. Tak perlu panik, justru man faatkan momen-momen itu untuk belajar mengenali tangisannya: apa kah tangisan karena sakit (pain cry), tangisan ketidaknyamanan (karena popok yang basah atau lantaran bayi merasa kepanasan/kedinginan), atau apakah tangisan marah (angry cry).

Tangisan marah akan terdengar melengking tinggi seolah-olah si bayi menjerit dan akan reda bila Mama mendatanginya. Angry cry muncul kalau bayi merasa tidak dipedulikan oleh Mama atau pengasuh. Bisa jadi ia marah karena sudah memberitahu popoknya basah (lewat tangisannya), tapi berhubung Mama tak kunjung mengganti popoknya, ia pun menangis lebih keras, kali ini untuk menunjukkan kemarahannya.

Komunikasi Dengan Gerak Tubuh

Nah, saat bayi bertambah usia, komunikasinya tak hanya lagi lewat tangisan, namun juga senyuman dan tawa. Bahkan, karena si kecil makin pintar, bentuk komunikasinya pun makin canggih, yaitu lewat mimik muka atau gerak tubuh. Kalau senang, ia akan menggerak-gerakkan tangan dan kakinya bersamaan. Kalau sedang bosan, dahinya akan berkerenyit atau lehernya ditekuk ke arah dada. Kalau dulu ia menangis saat pengin dipeluk Mama, sekarang kedua tangannya akan dijulur-julurkan ke arah Mama seakan berkata “Ma, gendong aku, dong!”

Gunakan Satu Bahasa

Saat mengobrol dengan bayi, usahakan konsisten menggunakan satu bahasa. Jangan dicampur dengan bahasa lain karena ini akan membuat bayi bingung. Kecuali, Mama, misalnya, konsisten berbahasa Inggris dan Papa konsisten berbahasa Indonesia sehingga sejak bayi, anak sudah bisa membedakan dengan ibunya ia akan berbahasa Inggris dan dengan ayahnya berbahasa Indonesia. Itu berlaku untuk semua bahasa.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *