Aneka Jenis Cacing

Ada beberapa jenis cacing yang diketahui sering menyerang manusia, yaitu: ¦ Cacing gelang Cacing ini berukuran besar dan menyerupai cacing tanah. Ia masuk ke dalam tubuh melalui makanan. Lalu hidup di dalam usus halus atau usus besar. Cacing ini dapat berpindah ke organ lain, misalnya paru-paru sehingga menimbulkan gejala batuk serta bengkak di organ tubuh lain.

Baca juga : kerja di Jerman

Cacing gelang jenis toxocara canis dapat menyebabkan masalah penglihatan bila terdapat di mata karena menimbulkan radang dan luka pada retina mata. ¦ Cacing tambang Cacing ini masuk ke dalam tubuh melalui makanan dan kulit. Ia juga hidup dan berkembang di usus halus. Cacing tambang termasuk paling berbahaya lantaran kemampuannya mengisap darah sehingga menyebabkan anemia. ¦ Cacing cambuk Cacing ini juga masuk melalui makanan dan hidup di dalam usus. Menyerap makanan sehingga anak berpotensi kurang gizi.

Cacing Pita Cacing pita berbentuk pipih panjang seperti pita. Cacing ini dapat ditemukan pada daging yang tak dimasak dengan sempurna. Misalnya, daging sapi. Seseorang terinfeksi cacing pita karena mengonsumsi makanan/daging yang terdapat larva ca cing pita. Seseorang juga dapat terinfeksi karena air atau tanah yang terkon taminasi dengan feses yang mengandung telur cacing ini. Cacing pita hidup di organ-organ seperti otot, kulit, jantung, mata bahkan otak. Penderita cacingan jenis ini akan merasakan sakit di sekitar perut.

Cacing kremi Anak-anak termasuk sering mengalami cacing kremi (dikenal juga sebagai cacing kerawit). Ukurannya sangat kecil (sekitar 1 cm) dan berwarna pucat. Biasanya ca cing kremi menginfeksi organ usus. Infeksi cacing kremi terjadi melalui telur cacing yang terbawa jari anak-anak saat bermain. Telur cacing dapat bertahan di kulit anak selama berjam-jam. Ia dapat bertahan hidup selama 3 minggu pada pakaian, mainan, dan tempat tidur.

Telur cacing bisa masuk ke dalam tubuh seiring masuknya jari si kecil ke dalam mulut ketika makan. Bila anak mengalami cacingan jenis ini, gejala yang muncul berupa gatal di seki tar daerah anus atau vulva (kemaluan wanita). Gejala ini akan memburuk di malam hari karena cacing kremi biasanya akan keluar dari permukaan tubuh untuk me nyimpan telurnya di sekitar anus/vulva. Cacing ini biasanya dapat terlihat di feses.

Sumber : https://maxfieldreview.com/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *