Obesias Dab Diabetes Picu Autisme Dan Cacat Intelektual

Obesitas dan diabetes yang dialami mamil berdampak pada perkembangan janin, termasuk pertumbuhan jaringan otaknya. Simak hasil penelitian ini baik-baik: Mama hamil dengan obesitas akan menghadapi dua kali peningkatan risiko anak lahir dengan autisme. Jika Mama juga mengalami diabetes, selain obesitas, maka risiko autisme pada anak meningkat jadi empat kali lipat!

Baca juga : kursus ielts di jakarta

Begitu, Ma, menurut penelitian yang dirilis dalam jurnal Pediatric (29 Januari 2016) dan telah diterbitkan dalam situs kesehatan WebMD. Direktur Center on Early Life Origins of Disease di Johns Hopkins University di Baltimore, Dr. Xiaobin Wang, mengatakan, secara medis, risiko tersebut sebenarnya tidaklah mengejutkan. “Sudah banyak penelitian sebelumnya yang juga menunjukkan bahwa obesitas dan diabetes pada ibu hamil memiliki dampak merugikan pada perkembangan otak janin dan kesehatan metabolisme anak dalam jangka panjang,” paparnya.

Bersama rekan penelitinya, Dr. Wang melibatkan lebih dari 2.700 pasangan ibu dan anak, lalu mengamati tingkat autisme dan cacat intelektual responden anak. Selama enam tahun masa penelitian, 102 anak didiagnosis autisme dan 137 anak didiagnosis cacat intelektual. Obesitas dan diabetes dinilai peneliti dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh mamil, sehingga berdampak pada perkembangan janin, termasuk pertumbuhan jaringan otak yang memiliki peran terhadap munculnya autisme pada anak sejak dalam kandungan.

Para peneliti juga menemukan, anak-anak yang lahir dari ibu dengan kombinasi obesitas dan diabetes memiliki peningkatan risiko cacat intelektual, dibandingkan dengan bayi yang lahir dari ibu tanpa obesitas dan diabetes. “Penelitian ini menambah bukti bahwa risiko autisme dapat dimulai sebelum bayi lahir,” kata M. Daniele Fallin, Ketua Departemen Kesehatan Mental di Johns Hopkins Bloomberg School of Public Health, Baltimore. Di Amerika Serikat, lebih dari sepertiga mama usia reproduksi telah mengalami obesitas, sementara hampir 10% dari mereka juga berjuang menghadapi diabetes, kata para peneliti. Kini, autisme memengaruhi 1 dari 68 anak-anak di AS, jumlahnya pun telah meroket sejak tahun 60-an, seiring peningkatan kejadian obesitas dan diabetes pada perempuan usia reproduksi.

Sumber : https://westwoodprep.com/id/

Leave a comment

Your email address will not be published.