6 Tips Kembangkan Bakat Anak Bagian 2

4. Diet khusus. Untuk menjadi besar dan spesial, terkadang tak hanya butuh latihan tetapi juga harus dibarengi dengan konsumsi makanan yang tepat. Menjadi pesepak bola, contoh, asupan gizi dan vitamin harus seimbang antara yang dibutuhkan, dikeluarkan, dan dimasukkan. Kenapa pesepak bola di negara Eropa, Amerika, Afrika, ataupun Asia Timur kekar-kekar, tinggi, dan kemampuannya sangat bagus? Itu karena sejak kecil, selain berlatih keras, mereka pun sudah menerapkan pola makan sehat, seimbang, dan sesuai kebutuhan lewat program diet yang disusun oleh pakar gizi mereka.

Sementara di Indonesia, program ini belum secara maksimal dilakukan. Padahal, untuk bisa bersaing di dunia internasional, asupan gizi yang tepat sangat penting. Jika tidak, sulit bersaing dengan mereka. Karena itu, jika anak berbakat besar di sepak bola atau olahraga lain, maka asupan gizi, lewat terapi diet yang tepat, harus dilakukan sejak dini supaya pertumbuhan dan kekuatan tulang, otot, serta organ lainnya dapat memaksimalkan kemampuan anak.

5. Lakukan evaluasi. Secara periodik, kita perlu mengevaluasi peningkatan kemampuan anak. Keterlibatan pelatih sangat diperlukan karena ia yang lebih memahami kemampuan anak. Evaluasi bertujuan untuk memantau perkembangan, kendala yang dihadapi, juga program ke depan yang harus dilakukan. Di sini akan ditemukan apa saja yang perlu diperbaiki atau ditingkatkan di dalam latihan. Jika memang dibutuhkan melakukan latihan tambahan, misalnya, latihan privat di rumah, boleh saja dilakukan. Seperti yang Alif lakukan, selain berlatih bersama teman-temannya di klub, ia pun berlatih privat untuk meningkatkan kemampuan individunya.

6. Kesempatan me time. Berlatih keras penting, memberikan kesempatan pada anak untuk bermain juga sangat penting. Sebaiknya, di sela-sela latihan kerasnya, kita perlu memberikan kesempatan pada anak untuk melakukan kesenangannya. Jangankan anak yang masih sangat senang bermain, orang dewasa pun butuh waktu untuk refreshing. Tujuannya untuk menyegarkan diri, melepaskan kepenatan dan kejenuhan dari rutinitas latihan. Di waktu-waktu tertentu, berikan kesempatan pada anak untuk memilih aktivitas yang menyenangkannya, seperti bermain playstation, membaca komik, bermain game online, mendengarkan musik, menonton film, atau lainnya. Tentu dengan arahan dan aturan supaya aktivitas anak tetap terkontrol. Umpama, dalam seminggu ada satu hari break latihan dan anak mendapatkan kesempatan sekitar 2-3 jam untuk melakukan hobinya.

Sedangkan untuk anak yang ingin mahir dalam berbahasa asing bisa memberikannya pelatihan di tempat kursus bahasa Perancis Jakarta terbaik.

6 Tips Kembangkan Bakat Anak

1. Bangun motivasi anak. Tidak semua anak sadar akan bakat besarnya dan berminat terhadap bidang bakatnya tersebut. Tugas orangtualah untuk menyadarkan anak dan memotivasinya agar ia mau dan semangat untuk mengembangkan bakatnya itu. Kata-kata sederhana seperti, “Kakak, suaramu bagus, lo. Kamu berbakat menyanyi,” bisa menyadarkan anak akan bakatnya. Kemudian, kita bangun moti?asinya untuk mengembangkan bakatnya itu, “Kamu ingin pintar menyanyi seperti Agnes Mo, kano Kamu harus rajin latihan. Agnes bisa go internasional karena berlatih keras.”

2. Latihan dan latihan. Meski berbakat besar tetapi untuk menjadi luar biasa diperlukan latihan yang tidak biasa. Alif, misalnya, hampir setiap hari ia berlatih sepak bola di rumah dan di klub. Orangtuanya meyakini, cara inilah yang akan membuat Alif menjadi pemain sepak bola besar nantinya. Jika latihannya standar, maka kemampuannya pun akan standar meski bakatnya besar.

Sangat mungkin akan kalah oleh anak lain yang bakatnya biasa-biasa saja namun latihannya lebih keras. Bahkan, demi memberikan latihan yang terbaik, Alif harus pindah dari satu klub sepak bola ke klub sepak bola lain. Saat ini, ia berlatih di klub yang memiliki program latihan kelas dunia, yakni di Akademi Sepak Bola Ajax Amsterdam. Intinya, latihan dan latihan harus dilakukan untuk mengembangkan kemampuan anak menjadi luar biasa.

3. Ikut lomba atau pertandingan. Latihan saja tidak cukup, kita perlu mengikutkan anak ke sebuah ajang perlombaan atau pertandingan. Di dalam perlombaan atau pertandingan, anak akan mengukur sejauh mana tingkat kemampuannya dibandingkan anak lain. Selain itu, perlombaan atau pertandingan pun akan menguji kekuatan mental anak di dalam sebuah persaingan.
al ini sangat penting untuk mengevaluasi peningkatan kemampuan dan mental anak. Sebaiknya, demi mengukur kemampuan anak, lomba atau pertandingan yang diikuti harus berjenjang. Bermula dari tingkat wilayah, lalu daerah, provinsi, nasional, regional, bahkan internasional.

JEMPUT KONSUMEN PENGGEMAR VESPA

PT Anugrah Sinergi Pratama, dealer resmi Piaggio Indonesia, mewakili ikonis Piaggio dan Vespa, resmi menambah dealernya. Terakhir dengan membuka yang terbaru di Tangerang. “Pembukaan dealer ini untuk lebih mendekatkan kepada konsumen dan menjawab antusiasme pasar yang tinggi terhadap merek kami,” kata Andre Sanyoto selaku Marketing Director Piaggio Indonesia di Tangerang, Selasa (16/5). Menurutnya, peresmian dealer ini jadi bukti komitmen merespons pertumbuhan minat konsumen khususnya di Tangerang yang ingin menggunakan skuter dengan gaya dan teknologi berdesain Italia. Dealer resmi terbaru ini dihadirkan menggunakan konsep MotoPlex yang dedikasian sebagai rumah bagi merek- merek Piaggio di Tangerang. Sementara itu, Agung Siantar, Direktur PT Anugrah Sinergi Pratama menambahkan sejak awal Piaggio memang sudah fokus menjangkau area berpotensi tinggi di Jakarta dan area sekitar. “Setelah penerimaan yang baik dan kesuksesan dealer kami di Bogor, Tebet dan Pondok Gede, Tangerang jadi salah satu kota dengan perkembangan pesat yang memiliki gaya hidup urban yang unik,” ungkapnya. Karenanya, pelanggan juga dapat menemukan dua Vespa terbaru yaitu Vespa LX dan S i-get 125 cc yang baru saja diluncurkan Maret lalu.